Labuhanbatu –
Duka menyelimuti perjalanan wisata keluarga di kawasan Danau Toba. Seorang bocah berusia 10 tahun, M Rijik, warga Medan, ditemukan meninggal setelah tenggelam di perairan Desa Paropo, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Rabu (25/3/2026).
Peristiwa tragis ini terjadi saat korban bersama rombongan keluarganya berkunjung ke Pantai Silalahi. Berdasarkan keterangan petugas siaga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dairi di Kecamatan Silahisabungan, Janwar Silalahi, korban sempat berenang di sekitar lokasi pada sore hari sekitar pukul 16.00 WIB.
“Korban berenang bersama saudaranya. Namun, tidak diketahui secara pasti bagaimana kejadiannya, tiba-tiba korban tenggelam dan menghilang,” ujar Janwar saat dikonfirmasi wartawan, Rabu malam.
Kepanikan pun terjadi. Keluarga yang melihat kejadian tersebut segera melaporkan insiden itu kepada pengelola pantai, yang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian dan BPBD.
Tim gabungan yang terdiri dari personel kepolisian, BPBD, pemerintah desa, serta warga setempat langsung bergerak cepat melakukan pencarian. Upaya dilakukan secara manual dengan menyisir area perairan tempat korban terakhir terlihat.
Setelah sekitar satu jam pencarian, korban akhirnya ditemukan tidak jauh dari titik awal tenggelam, di kedalaman sekitar 18 meter.
“Korban ditemukan di dasar danau, kemudian langsung dievakuasi ke Puskesmas Silalahi,” jelas Janwar.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan wisata air, khususnya di Danau Toba yang memiliki kedalaman dan arus yang tidak bisa dianggap sepele.